Tips menghilangkan rasa malas
Rasa malas merupakan musuh nomor satu kita dalam menuntut ilmu atau dalam bekerja.Untuk itu kita harus tetap menjaga semangat kita agar apa yang kita kerjakan dapat berhasil dengan baik,karena kesuksesan tidak akan datang bagi mereka yang selalu dikalahkan oleh rasa malas. Malas bisa kita hindari ketika ia datang menyerang kemauan dan semangat kita, di bawah ini ada beberapa tips antara lain:
1. Membasuh muka atau mandi ketika kantuk menyerang.
2. Mengubah posisi duduk ketika membaca. Misalnya dari duduk berubah menjadi berdiri, namun disarankan jangan dari duduk terus berbaring bisa berbahaya atau bisa kebablasan tidur.
3. Berpindah dari ruang baca ke kamar yang lain. Kalau sebagai anak kos bisa disiasati, berpindah dari kamar kita ke beranda kos, ruang tamu atau bahkan bisa juga ke dapur.
4. Menghirup udara yang segar dengan cara berdiri di dekat jendela atau membuka jendela-jendela kamar lain untuk menambah kesegaran. Sebagai anak kos bisa disiasati dengan menciptakan aroma terapi, misalnya dengan menyemprot ruangan dengan wangi-wangian dan jika ada kipas angin, bisa menyetel kipas untuk menyebarkan wangi-wangian tersebut ke segala ruang. Karena mungkin tidak semua anak kos mempunyai jendela kamar.
5. Berjalan-jalan sebentar di sekeliling rumah/kosan. Bisa diganti dengan kegiatan yang lain misalnya merapikan rak yang berantakan, atau kegiatan yang lain yang bisa menggerakkan otot-otot kita.
6. Berbincang-bincang sebentar dengan keluarga atau teman sekos namun mengenai hal baik bukan hal jelek. Hati-hati jangan sampai lupa tujuan utama dalam berbincang-bincang yaitu untuk menumbuhkan semangat, bukan untuk ngobrol yang tidak baik apalagi ngobrol tentang keburukan orang lain.
7. Berdiri membuat secangkir kopi, teh, susu atau juice untuk menghilangkan kebosanan dan menjernihkan akal.
8. Mengubah kegiatan monoton. Misal tidur diganti dengan membaca, jika membaca bosan bisa diganti dengan mendengarkan musik.
9.Jika kita punya koneksi internet,kita dapat browsing dan mencari ilmu-ilmu baru dan berguna serta mendukung kuliah atau pekerjaan kita.Hindari hal tidak penting seperti terlalu banyak game online dan browsing hal tidak berguna lainnya.
Itulah beberapa tips agar kita bisa terjauh dari penyakit malas. Akan tetapi yang paling utama jangan sampai kita lupa berdo’a agar Allah senantiasa memberi kita semangat dan agar menjauhkan diri kita dari penyakit malas tersebut.
Selasa, 14 Desember 2010
Senin, 29 November 2010
KATA-KATA BAKU TERBARU
Kata-kata baku adalah kata-kata yang standar sesuai dengan aturan kebahasaaan yang berlaku, didasarkan atas kajian berbagai ilmu, termasuk ilmu bahasa dan sesuai dengan perkembangan zaman. Kebakuan kata amat ditentukan oleh tinjauan disiplin ilmu bahasa dari berbagai segi yang ujungnya menghasilkan satuan bunyi yang amat berarti sesuai dengan konsep yang disepakati terbentuk.
kata-kata baku terbaru
kata baku-kata tidak baku
memesona-mempesona
memengaruhi-mempengaruhi
memerkosa-memperkosa
memerdulikan-memperdulikan
memerkarakan-memperkarakan
menyosialkan-mensosialkan
memopulerkan-mempopulerkan
aktif – aktip
aktivitas – aktifitas
Alquran- Al-Quran, Al-Qur'an, Al Qur'an
apotek – apotik
atlet – atlit
Anda – anda
andal – handal
analisis – analisa
diagnosis – diagnosa
andal – handal
antre – antri
asas – azas
cabai=cabe
cendekiawan – cendikiawan
detail – detil
embus – hembus
ekstrem – ekstrim
ekstremis – ekstrimis
Februari – Pebruari
frekuensi – frekwensi
fondasi – pondasi;
hierarki – hirarki
hakikat – hakekat
hafal – hapal
ijazah – ijasah
izin – ijin
imbau – himbau
isap – hisap
jenazah – jenasah
justru – justeru
karier – karir
kategori – katagori
konferensi – konperensi
kualifikasi – kwalifikasi
kualitatif – kwalitatif
kuantitatif – kwantitatif
kualitas – kwalitas
masjid – mesjid
merek – merk
meterai – meterei
miliar – milyar
misi – missi
mulia – mulya
museum – musium
metode – metoda
mungkir – pungkir
narasumber – nara sumber
nasihat – nasehat
objek – obyek
objektif – obyektif
peduli – perduli
praktik – praktek
provinsi – propinsi
risiko – resiko
sekadar – sekedar
silakan – silahkan
sistem – sistim
saksama – seksama
subjek – subyek
subjektif – subyektif
teknik – tehnik
teknologi – tehnologi
terampil – trampil
telanjur – terlanjur
telantar – terlantar
ubah – rubah
mengubah – merubah
utang – hutang
ustaz-ustadz
zaman-jaman
zikir-dzikir
NAMA:AGES DIANRANA
NPM:10108096
KELAS:3KA11
kata-kata baku terbaru
kata baku-kata tidak baku
memesona-mempesona
memengaruhi-mempengaruhi
memerkosa-memperkosa
memerdulikan-memperdulikan
memerkarakan-memperkarakan
menyosialkan-mensosialkan
memopulerkan-mempopulerkan
aktif – aktip
aktivitas – aktifitas
Alquran- Al-Quran, Al-Qur'an, Al Qur'an
apotek – apotik
atlet – atlit
Anda – anda
andal – handal
analisis – analisa
diagnosis – diagnosa
andal – handal
antre – antri
asas – azas
cabai=cabe
cendekiawan – cendikiawan
detail – detil
embus – hembus
ekstrem – ekstrim
ekstremis – ekstrimis
Februari – Pebruari
frekuensi – frekwensi
fondasi – pondasi;
hierarki – hirarki
hakikat – hakekat
hafal – hapal
ijazah – ijasah
izin – ijin
imbau – himbau
isap – hisap
jenazah – jenasah
justru – justeru
karier – karir
kategori – katagori
konferensi – konperensi
kualifikasi – kwalifikasi
kualitatif – kwalitatif
kuantitatif – kwantitatif
kualitas – kwalitas
masjid – mesjid
merek – merk
meterai – meterei
miliar – milyar
misi – missi
mulia – mulya
museum – musium
metode – metoda
mungkir – pungkir
narasumber – nara sumber
nasihat – nasehat
objek – obyek
objektif – obyektif
peduli – perduli
praktik – praktek
provinsi – propinsi
risiko – resiko
sekadar – sekedar
silakan – silahkan
sistem – sistim
saksama – seksama
subjek – subyek
subjektif – subyektif
teknik – tehnik
teknologi – tehnologi
terampil – trampil
telanjur – terlanjur
telantar – terlantar
ubah – rubah
mengubah – merubah
utang – hutang
ustaz-ustadz
zaman-jaman
zikir-dzikir
NAMA:AGES DIANRANA
NPM:10108096
KELAS:3KA11
Minggu, 28 November 2010
RESENSI HARRY POTTER 7 : THE DEATHLY HALLOWS : PART I
RESENSI HARRY POTTER 7 : THE DEATHLY HALLOWS : PART I
Tanggal Rilis : 18 November 2010
Jenis Film : Action | Adventure | Fantasy | Mystery
Produser :David Heyman, David Barron
Produksi :Warner Bros. Pictures
Rating LSF :Remaja (teenage)
Kru&Pemain
Pemain :Daniel Radcliffe sebagai Harry Potter
Rupert Grint sebagai Ron Weasley
Emma Watson sebagai Hermione Granger
Ralph Fiennes sebagai Voldemort
Helena Bonham Carter
Gary Oldman
Robbie Coltrane
Sutradara :David Yates
Penulis :Steve Kloves
Ringkasan Cerita/Sipnosis
Kini telah tiba saatnya buat Harry Potter (Daniel Radcliffe), Hermione Granger (Emma Watson), dan Ron Weasley (Rupert Grint) untuk menjalankan tugas mulia mereka: mencari dan menghancurkan kunci kekuatan Voldemort (Ralph Fiennes) yang disebut Horcrux. Mereka bertiga tak punya banyak waktu karena Voldemort sudah merencanakan peperangan yang selama ini selalu dikhawatirkan.Tiga sahabat ini harus berjuang sendiri karena tak ada lagi Professor Dumbledore (Michael Gambon) yang akan mengawal mereka bertiga. Dalam perjalanan berbahaya ini Harry secara tak sengaja menemukan rahasia kuno: Legenda Deathly Hallows. Bila legenda ini benar maka kisah kuno ini akan memberikan Voldemort kekuatan yang selama ini ia impikan.Di saat yang sama, peperangan sudah tak terelakkan lagi. Voldemort mengirim Death Eaters untuk mengambil alih Hogwarts. Death Eaters tak hanya ditugaskan menguasai Hogwarts namun juga mencari Harry Potter dan menyerahkannya hidup-hidup pada Voldemort. Sekarang tiba saatnya buat Harry Potter untuk memenuhi takdirnya sebagai yang terpilih.
Kelebihan:
Film ini cukup bagus dan berhasil untuk film yang diangkat dari sebuah novel yang sangat laris dan terkenal.Film cukup berhasil menceritakan isi dari novelnya.
Kekurangan:
Ada beberapa adegan yang tidak penting dan ada adegan yang mungkin tindak pantas ditonton oleh anak-anak dibawah umur,mungkin sebagai pelengkap atau penghibur saja.Ada beberapa Namun secara keseluruhan film ini bagus.
Saran:
Saran saya mengenai film ini dan film Harry Potter 7 part 2 yang akan rilis 2011 nanti diharapkan menghilangkan adegan yang tidak penting dan adegan dewasa yang tidak pantas disaksikan oleh anak yang belum cukup umur,Karena mungkin saja penonton film ini bukah hanya orang dewasa.
TUGAS BAHASA INDONESIA
NAMA:AGES DIANRANA
NPM:10108096
KELAS:3KA11
Tanggal Rilis : 18 November 2010
Jenis Film : Action | Adventure | Fantasy | Mystery
Produser :David Heyman, David Barron
Produksi :Warner Bros. Pictures
Rating LSF :Remaja (teenage)
Kru&Pemain
Pemain :Daniel Radcliffe sebagai Harry Potter
Rupert Grint sebagai Ron Weasley
Emma Watson sebagai Hermione Granger
Ralph Fiennes sebagai Voldemort
Helena Bonham Carter
Gary Oldman
Robbie Coltrane
Sutradara :David Yates
Penulis :Steve Kloves
Ringkasan Cerita/Sipnosis
Kini telah tiba saatnya buat Harry Potter (Daniel Radcliffe), Hermione Granger (Emma Watson), dan Ron Weasley (Rupert Grint) untuk menjalankan tugas mulia mereka: mencari dan menghancurkan kunci kekuatan Voldemort (Ralph Fiennes) yang disebut Horcrux. Mereka bertiga tak punya banyak waktu karena Voldemort sudah merencanakan peperangan yang selama ini selalu dikhawatirkan.Tiga sahabat ini harus berjuang sendiri karena tak ada lagi Professor Dumbledore (Michael Gambon) yang akan mengawal mereka bertiga. Dalam perjalanan berbahaya ini Harry secara tak sengaja menemukan rahasia kuno: Legenda Deathly Hallows. Bila legenda ini benar maka kisah kuno ini akan memberikan Voldemort kekuatan yang selama ini ia impikan.Di saat yang sama, peperangan sudah tak terelakkan lagi. Voldemort mengirim Death Eaters untuk mengambil alih Hogwarts. Death Eaters tak hanya ditugaskan menguasai Hogwarts namun juga mencari Harry Potter dan menyerahkannya hidup-hidup pada Voldemort. Sekarang tiba saatnya buat Harry Potter untuk memenuhi takdirnya sebagai yang terpilih.
Kelebihan:
Film ini cukup bagus dan berhasil untuk film yang diangkat dari sebuah novel yang sangat laris dan terkenal.Film cukup berhasil menceritakan isi dari novelnya.
Kekurangan:
Ada beberapa adegan yang tidak penting dan ada adegan yang mungkin tindak pantas ditonton oleh anak-anak dibawah umur,mungkin sebagai pelengkap atau penghibur saja.Ada beberapa Namun secara keseluruhan film ini bagus.
Saran:
Saran saya mengenai film ini dan film Harry Potter 7 part 2 yang akan rilis 2011 nanti diharapkan menghilangkan adegan yang tidak penting dan adegan dewasa yang tidak pantas disaksikan oleh anak yang belum cukup umur,Karena mungkin saja penonton film ini bukah hanya orang dewasa.
TUGAS BAHASA INDONESIA
NAMA:AGES DIANRANA
NPM:10108096
KELAS:3KA11
ASAL USUL BAHASA GAUL
TUGAS BAHASA INDONESIA
NAMA:AGES DIANRANA
KELAS:3KA11
NPM:10108096
Bahasa akan selalu berkembang sesuai dengan latar belakang sosial budaya pemakainya, baik berdasarkan kondisi sosiologis maupun kondisi psikologis dari penggunanya. Oleh karena itu, dikenal ada variasi atau ragam bahasa pedagang, ragam bahasa pejabat/politikus, ragam bahasa anak-anak, termasuk ragam bahasa gaul. Hal tersebut merupakan perilaku kebahasaan dan bersifat universal.
Bahasa Gaul merupakan bahasa pergaulan. Bahasa ini kadang merupakan bahasa sandi, yang dipahamu oleh kalangan tertentu. Bahasa ini konon dimulai dari golongan preman. Bahasa gaul adalah dialek nonformal baik berupa slang atau prokem yang digunakan oleh kalangan tertentu, bersifat sementara, hanya berupa variasi bahasa, penggunaannya meliputi: kosakata, ungkapan, singkatan, intonasi, pelafalan, pola, konteks serta distribusi.
Bahasa gaul pada umumnya digunakan sebagai sarana komunikasi di antara remaja sekelompoknya selama kurun tertentu. Hal ini dikarenakan, remaja memiliki bahasa tersendiri dalam mengungkapkan ekspresi diri. Sarana komunikasi diperlukan oleh kalangan remaja untuk menyampaikan hal-hal yang dianggap tertutup bagi kelompok usia lain atau agar pihak lain tidak dapat mengetahui apa yang sedang dibicarakannya. Masa remaja memiliki karakteristik antara lain petualangan, pengelompokan, dan kenakalan. Ciri ini tercermin juga dalam bahasa mereka. Keinginan untuk membuat kelompok eksklusif menyebabkan mereka menciptakan bahasa rahasia (Sumarsana dan Partana, 2002:150).
Berikut beberapa kata-kata gaul dengan keterangan asal-usul dari bahasa gaul tersebut:
1.ALAY
Singkatan dari Anak Layangan,ada yang mengartikan Anak Lebay,Anak KeLAYapan,Anak Layu,Kata ini banyak dipakai anak remaja sekarang untuk menyebut orang-orang kampung yang bergaya norak. Alay sering diidentikkan dengan hal-hal yang norak dan narsis.
2.LEBAY
Berasal dari kata lebih,“berlebihan”,diartikan sebagai bentuk segala sesuatu,apapun itu yang ditempatkan tidak pada tempatnya.Populer mulai 2006an setelah Ruben Onsu dan OLga mempopulerkannya di berbagai acara televisi yang mereka bawakan.dan biasanya digunakan untuk “mencela” orang yang berpenampilan norak dan dianggap berlebihan serta tidak biasa.
3.GARING :
Kata ini merupakan kata dari bahasa Sunda yang berarti “tidak lucu”. Awalnya kata-kata ini hanya digunakan di Jawa Barat saja. Namun karena banyaknya mahasiswa luar pulau yang kuliah di Jawa Barat (Bandung) lalu kembali ke kota kelahiran mereka, kata ini kemudian dipakai mereka dalam beberapa kesempatan. Karena seringnya digunakan dalam pembicaraan, akhirnya kata ini pun menjadi populer di beberapa kota besar di luar Jawa Barat.
4.JAYUS
Istilah Jayus populer di tahun 90an dan masih sesekali digunakan di masa kini.Istilah ini berarti lawakan atau tingkah laku yang maunya melucu tapi tidak lucu. Dari cerita mulut ke mulut, konon ada seorang anak di daerah Kemang bernama Herman Setiabudhi yang kerap dipanggil Jayus oleh teman2nya. Jayus sendiri adalah nama ayah dari Herman (lengkapnya Jayus Kelana) yang seorang elukis di kawasan Blok M. Herman alias Jayus terkenal sebagai anak yang sering melawak tapi lawakannya kerap kali tidak lucu.
5.KOOL
Sekilas cara membacanya sama dengan “cool” (keren), padahal kata ini merupakan singkatan dari KOalitas Orang Lowclass, yang artinya mirip dengan Alay
6. JABLAY
Kata ini dipopulerkan oleh Titi Kamal saat menyanyikan lagu berjudul sama dalam film Mendadak Dangdut (2006).Merupakan singkatan Jarang Dibelai yang mengandung arti lebih jauh sebagai ungkapan hati seorang wanita yang jarang mendapatkan belaian kasih sayang kekasihnya.
7. BT / BETE
Merupakan singkatan dari Boring Total. Tadinya orang menduga kata ini dipopulerkan oleh Dwiq saat merilis lagu “Bete” sekitar tahun 2008. Padahal kata ini sudah lama digunakan oleh para mahasiswa yang bosan dengan program perkuliahan mereka. Kata ini mulai populer dan digunakan di awal tahun 2000an.
8. CUMI
Merupakan singkatan yang mengandung banyak arti (tergantung CUMI yang dipakai adalah singkatan dari apa). Awalnya kata ini dipopulerkan oleh sebuah produk kartu telpon seluler di tahun 2008an, yang akhirnya berkembang menjadi bahasa gaul anak-anak remaja untuk menjelaskan kondisinya saat ini, seperti CUma MIkir, CUma MIScal, CUma MIrip, CUma MInjam, CUkup MIris, dan lain-lain.
9. JUTEK
Berasal dari kata yang sering digunakan oleh para PSK di awal tahun 2000an untuk menggambarkan pria yang sombong dan jarang tersenyum. Kata ini akhirnya menjadi kata umum yang digunakan untuk melukiskan orang yang menyebalkan, judes, galak, emosian, dan sombong.
10. AJIB
Artinya Enak, Asyik, atau Klabing. Kata ini mulai populer di tahun 90an tatkala musik trance dan narkoba jenis shabu2 baru mulai populer. Kata ini biasanya digunakan oleh para penikmat kedua hal itu. Istilah ini diambil dari suara hentakan tempo musik trance yang kalo didengar dengar teliti memang terdengar seperti “Ajib, ajib…. ajib, ajib….”.
11.BONYOK
Kata ini merupakan singkatan dari Bokap-Nyokap (orang tua). Tidak jelas siapa yang mempopulerkan kata ini, tapi kata ini mulai sering digunakan diperiode awal 2000an, ketika bahasa sms mulai populer di kalangan remaja.
Bokap (Ayah) dan Nyokap (Ibu) sendiri merupakan istilah yang telah populer sejak tahun 80an dan masih digunakan hingga hari ini.
12.B ISPAK
Merupakan singkatan dari kata “Bisa Pakai”. Kata ini mulai populer di pertengahan 90an, dan biasanya digunakan sebagai kode rahasia untuk menyebutkan wanita / pria yang bisa “dipakai” (baca : ditiduri), tapi mereka sendiri tidak mau disebut PSK (Pekerja Seks Komersial), karena seringkali mereka melakukan hal itu “just for fun”.Tidak jelas siapa yang mempopulerkan kata ini tapi dari penelusuran saya, kata ini sudah akrab dan sering digunakan oleh para Eksmud (Eksekutif Muda) Jakarta sekitar tahun 96an.
13. LOL
Kata ini belakangan ini sering dipakai, terutama dalam komunikasi chatting, baik di YM, FB, Twitter, atau pun komunitas yang lain. Kata itu merupakan singkatan dari Laugh Out Loud yang berarti “Tertawa Terbahak-bahak”.
14. EMBER
Kata ini merupakan plesetan dari kata “Memang Begitu”. Pertama kali dipopulerkan oleh Titi DJ yang secara tidak sengaja menyebut kata ini saat menjawab pertanyaan orang. Sejak itu, kata ini sering digunakan di berbagai kesempatan.
15. KATROK
Orang kampung / orang desa. Kata ini dipopulerkan oleh Tukul Arwana saat membawakan acara Empat Mata sekitar tahun 2007an (kini berubah menjadi acara Bukan Empat Mata). Kata ini kemudian menjadi bahasa umum untuk menggambarkan orang yang kampungan / norak banget.
Di atas merupakan beberapa kata-kata gaul yang sering dipakai di masyarakat.
NAMA:AGES DIANRANA
KELAS:3KA11
NPM:10108096
Bahasa akan selalu berkembang sesuai dengan latar belakang sosial budaya pemakainya, baik berdasarkan kondisi sosiologis maupun kondisi psikologis dari penggunanya. Oleh karena itu, dikenal ada variasi atau ragam bahasa pedagang, ragam bahasa pejabat/politikus, ragam bahasa anak-anak, termasuk ragam bahasa gaul. Hal tersebut merupakan perilaku kebahasaan dan bersifat universal.
Bahasa Gaul merupakan bahasa pergaulan. Bahasa ini kadang merupakan bahasa sandi, yang dipahamu oleh kalangan tertentu. Bahasa ini konon dimulai dari golongan preman. Bahasa gaul adalah dialek nonformal baik berupa slang atau prokem yang digunakan oleh kalangan tertentu, bersifat sementara, hanya berupa variasi bahasa, penggunaannya meliputi: kosakata, ungkapan, singkatan, intonasi, pelafalan, pola, konteks serta distribusi.
Bahasa gaul pada umumnya digunakan sebagai sarana komunikasi di antara remaja sekelompoknya selama kurun tertentu. Hal ini dikarenakan, remaja memiliki bahasa tersendiri dalam mengungkapkan ekspresi diri. Sarana komunikasi diperlukan oleh kalangan remaja untuk menyampaikan hal-hal yang dianggap tertutup bagi kelompok usia lain atau agar pihak lain tidak dapat mengetahui apa yang sedang dibicarakannya. Masa remaja memiliki karakteristik antara lain petualangan, pengelompokan, dan kenakalan. Ciri ini tercermin juga dalam bahasa mereka. Keinginan untuk membuat kelompok eksklusif menyebabkan mereka menciptakan bahasa rahasia (Sumarsana dan Partana, 2002:150).
Berikut beberapa kata-kata gaul dengan keterangan asal-usul dari bahasa gaul tersebut:
1.ALAY
Singkatan dari Anak Layangan,ada yang mengartikan Anak Lebay,Anak KeLAYapan,Anak Layu,Kata ini banyak dipakai anak remaja sekarang untuk menyebut orang-orang kampung yang bergaya norak. Alay sering diidentikkan dengan hal-hal yang norak dan narsis.
2.LEBAY
Berasal dari kata lebih,“berlebihan”,diartikan sebagai bentuk segala sesuatu,apapun itu yang ditempatkan tidak pada tempatnya.Populer mulai 2006an setelah Ruben Onsu dan OLga mempopulerkannya di berbagai acara televisi yang mereka bawakan.dan biasanya digunakan untuk “mencela” orang yang berpenampilan norak dan dianggap berlebihan serta tidak biasa.
3.GARING :
Kata ini merupakan kata dari bahasa Sunda yang berarti “tidak lucu”. Awalnya kata-kata ini hanya digunakan di Jawa Barat saja. Namun karena banyaknya mahasiswa luar pulau yang kuliah di Jawa Barat (Bandung) lalu kembali ke kota kelahiran mereka, kata ini kemudian dipakai mereka dalam beberapa kesempatan. Karena seringnya digunakan dalam pembicaraan, akhirnya kata ini pun menjadi populer di beberapa kota besar di luar Jawa Barat.
4.JAYUS
Istilah Jayus populer di tahun 90an dan masih sesekali digunakan di masa kini.Istilah ini berarti lawakan atau tingkah laku yang maunya melucu tapi tidak lucu. Dari cerita mulut ke mulut, konon ada seorang anak di daerah Kemang bernama Herman Setiabudhi yang kerap dipanggil Jayus oleh teman2nya. Jayus sendiri adalah nama ayah dari Herman (lengkapnya Jayus Kelana) yang seorang elukis di kawasan Blok M. Herman alias Jayus terkenal sebagai anak yang sering melawak tapi lawakannya kerap kali tidak lucu.
5.KOOL
Sekilas cara membacanya sama dengan “cool” (keren), padahal kata ini merupakan singkatan dari KOalitas Orang Lowclass, yang artinya mirip dengan Alay
6. JABLAY
Kata ini dipopulerkan oleh Titi Kamal saat menyanyikan lagu berjudul sama dalam film Mendadak Dangdut (2006).Merupakan singkatan Jarang Dibelai yang mengandung arti lebih jauh sebagai ungkapan hati seorang wanita yang jarang mendapatkan belaian kasih sayang kekasihnya.
7. BT / BETE
Merupakan singkatan dari Boring Total. Tadinya orang menduga kata ini dipopulerkan oleh Dwiq saat merilis lagu “Bete” sekitar tahun 2008. Padahal kata ini sudah lama digunakan oleh para mahasiswa yang bosan dengan program perkuliahan mereka. Kata ini mulai populer dan digunakan di awal tahun 2000an.
8. CUMI
Merupakan singkatan yang mengandung banyak arti (tergantung CUMI yang dipakai adalah singkatan dari apa). Awalnya kata ini dipopulerkan oleh sebuah produk kartu telpon seluler di tahun 2008an, yang akhirnya berkembang menjadi bahasa gaul anak-anak remaja untuk menjelaskan kondisinya saat ini, seperti CUma MIkir, CUma MIScal, CUma MIrip, CUma MInjam, CUkup MIris, dan lain-lain.
9. JUTEK
Berasal dari kata yang sering digunakan oleh para PSK di awal tahun 2000an untuk menggambarkan pria yang sombong dan jarang tersenyum. Kata ini akhirnya menjadi kata umum yang digunakan untuk melukiskan orang yang menyebalkan, judes, galak, emosian, dan sombong.
10. AJIB
Artinya Enak, Asyik, atau Klabing. Kata ini mulai populer di tahun 90an tatkala musik trance dan narkoba jenis shabu2 baru mulai populer. Kata ini biasanya digunakan oleh para penikmat kedua hal itu. Istilah ini diambil dari suara hentakan tempo musik trance yang kalo didengar dengar teliti memang terdengar seperti “Ajib, ajib…. ajib, ajib….”.
11.BONYOK
Kata ini merupakan singkatan dari Bokap-Nyokap (orang tua). Tidak jelas siapa yang mempopulerkan kata ini, tapi kata ini mulai sering digunakan diperiode awal 2000an, ketika bahasa sms mulai populer di kalangan remaja.
Bokap (Ayah) dan Nyokap (Ibu) sendiri merupakan istilah yang telah populer sejak tahun 80an dan masih digunakan hingga hari ini.
12.B ISPAK
Merupakan singkatan dari kata “Bisa Pakai”. Kata ini mulai populer di pertengahan 90an, dan biasanya digunakan sebagai kode rahasia untuk menyebutkan wanita / pria yang bisa “dipakai” (baca : ditiduri), tapi mereka sendiri tidak mau disebut PSK (Pekerja Seks Komersial), karena seringkali mereka melakukan hal itu “just for fun”.Tidak jelas siapa yang mempopulerkan kata ini tapi dari penelusuran saya, kata ini sudah akrab dan sering digunakan oleh para Eksmud (Eksekutif Muda) Jakarta sekitar tahun 96an.
13. LOL
Kata ini belakangan ini sering dipakai, terutama dalam komunikasi chatting, baik di YM, FB, Twitter, atau pun komunitas yang lain. Kata itu merupakan singkatan dari Laugh Out Loud yang berarti “Tertawa Terbahak-bahak”.
14. EMBER
Kata ini merupakan plesetan dari kata “Memang Begitu”. Pertama kali dipopulerkan oleh Titi DJ yang secara tidak sengaja menyebut kata ini saat menjawab pertanyaan orang. Sejak itu, kata ini sering digunakan di berbagai kesempatan.
15. KATROK
Orang kampung / orang desa. Kata ini dipopulerkan oleh Tukul Arwana saat membawakan acara Empat Mata sekitar tahun 2007an (kini berubah menjadi acara Bukan Empat Mata). Kata ini kemudian menjadi bahasa umum untuk menggambarkan orang yang kampungan / norak banget.
Di atas merupakan beberapa kata-kata gaul yang sering dipakai di masyarakat.
Minggu, 31 Oktober 2010
PERUBAHAN KATA-KATA BAKU DALAM PENULISAN DAN PERCAKAPAN
NAMA: AGES DIANRANA
KELAS:3KA11
NPM:10108096
TUGAS: BAHASA INDONESIA
Bahasa merupakan salah satu sarana/alat untuk berinteraksi manusia dengan manusia yang lainnya.Jadi bahasa tersebut tidak dapat dipisahkan dengan manusia.Dengan adanya bahasa kita bisa berhubungan dengan masyarakat lain yang pada akhirnya memunculkan komunikasi dalam masyarakat.Setiap bangsa/negara mempunyai ragam bahasa sendiri.Hal ini dipengaruhi oleh banyak hal seperti asal suku,adat istiadat dan daerah tempat tinggal.
Negara Indonesia yang sangat kita cintai ini mempunyai beribu-ribu pulau dengan keaneragaman suku,adat istiadat,dan budaya serta bahasa.Hampir setiap daerah mempunyai bahasa yang berbeda-beda.Misalnya Jawa Barat sebagian besar memakai bahasa Sunda,daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan Bahasa Jawa.Sebagian daerah Sumatra dengan bahasa Batak dan Melayu dan Papua dengan Bahasa Papua.
Dengan beraneka ragamnya bahasa ini tentu diperlukan bahasa penyatu dapat menghubungkannya.Maka dipilihlah Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu tersebut.Bahasa Indonesia mulai dipakai dan diikrarkan sebagai bahasa nasional pada Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928.Dengan semangat sumpah pemuda dan sesuai dengan dasar negara Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang artinya walaupun berbeda-beda tetap satu jua.Diharapkan dengan semboyan ini bangsa Indonesia dapat bersatu dan dan dapat menjadi yang besar dan maju.
Bahasa Indonesia memiliki sebuah aturan yang baku dalam penggunaannya,tetapi dalam prakteknya sering terjadi penyimpangan dari aturan yang baku tersebut. Seperti dalam pengucapan dan penulisan yang terkadang sangat jauh dari aturan yang baik dan benar.Kata-kata yang menyimpang dari aturan tadi disebut kata non baku.Faktor lingkungan merupakan salah satu penyebab terjadinya penyimpangan tersebut. Faktor ini mengakibatkan daerah yang satu berdialek berbeda dengan dialek didaerah yang lain,meskipun bahasa yang digunakannya adalah bahasa Indonesia.
Dalam mempergunakan bahasa Indonesia perlu diperhatikan dalam kesempatan pemakaiannya.Ragam bahasa baku kita pergunakan apabila pada situasi resmi,ilmiah.Tetapi ragam bahasa non baku digunakan pada situasi santai dengan keluarga, teman, tulisan pribadi, buku harian dan sebagainya. Ragam bahasa non baku sama dengan bahasa tutur, yaitu bahasa yang digunakan dalam pergaulan sehari-hari terutama dalam percakapan,
Sifat yang khas yang dimiliki oleh bahasa tutur adalah:
a).Menggunakan kata-kata yang biasa dan lazim dipakai sehari-hari. Contoh: pergi, biarin, bilang, bikin,
b). Kalimatnya mempunyai bentuk yang sederhana, singkat, kurang lengkap, tidak banyak menggunakan kata penghubung.
CIRI-CIRI BAHASA INDONESIA BAKU
Bahasa Indonesia ragam baku dapat dikenali dari beberapa sifatnya. Seperti halnya dengan bahasa-bahasa lain di dunia, bahasa Indonesia menggunakan bahasa orang yang berpendidikan sebagai tolok ukurnya. Ragam ini digunakan sebagai tolok ukur karena kaidah-kaidahnya paling lengkap diperikan. Pengembangan ragam bahasa baku memiliki tiga ciri atau arah, yaitu:
1. Bersifat kecendikiaan. Sifat ini diwujudkan dalam paragraf, kalimat, dan satuan-satuan bahasa lain yang mengungkapkan penalaran dan pemikiran yang teratur, logis dan masuk akal.
2.Memiliki kemantapan dinamis yang berupa kaidah dan aturan yang tetap. Di sini, baku atau standar berarti tidak dapat berubah setiap saat.
3. Keseragaman. Di sini istilah “baku” dimaknai sebagai memiliki kaidah yang seragam. Proses penyeragam bertujuan menyeragamkan kaidah, bukan menyeragamkan ragam bahasa, laras bahasa, atau variasi bahasa.
PENGGUNAAN KATA-KATA BAKU
Bahasa baku adalah salah satu ragam bahasa yang dijadikan pokok, yang diajukan dasar ukuran atau yang dijadikan standar. Ragam bahasa ini biasanya digunakan dalam:
1. Komunikasi resmi, yakni dalam surat menyurat resmi, surat menyurat dinas, pengumuman-pengumuman yang dikeluarkan oleh instansi resmi, perundang-undangan, penamaan dan peristilahan resmi, dan sebagainya.
2. Pembicaraan didepan umum, seperti dalam ceramah, kuliah, pidato dan sebagainya.
3. Wacana teknis seperti dalam laporan resmi, karang ilmiah, buku pelajaran, dan sebagainya.
4. Pembicaraan dengan orang yang dihormati dan sebagainya. Pemakaian (1) dan (2) didukung oleh bahasa baku tertulis, sedangkan pemakaian (3) dan (4) didukung oleh ragam bahasa lisan.
ALASAN PENGGUNAAN BAHASA BAKU
Bahasa yang baku tidak akan menimbulkan ketaksaan pada pemahaman pembacanya. Ragam bahasa baku akan menuntun pembacanya ke arah cara berpikir yang bernalar, jernih, dan masuk akal. Bahasa Inggris, dan bahasa-bahasa lain di Eropa, bisa menjadi bahasa dunia dan bahasa komunikasi dalam ilmu pengetahuan karena tingginya sifat kebakuan bahasa-bahasa tersebut.
Di samping itu, bahasa baku dapat menuntun baik pembaca maupun penulisnya ke arah penggunaan bahasa yang efisien dan efektif. Bahasa yg efisien ialah bahasa yg mengikuti kaidah yang dibakukan atau yang dianggap baku dengan mempertimbangkan kehematan kata dan ungkapan. Bahasa yang efektif ialah bahasa yang mencapai sasaran yang dimaksudkan
PENGGUNAAN KAIDAH TATA BAHASA
Kaidah tata bahasa normatif selalu digunakan secara ekspilisit dan konsisten.
1. Pemakaian awalan me- dan awalan ber- secara ekpilisit dan konsisten.
2. Pemakaian kata penghubung bahwa dan karena dalam kalimat majemuk secara ekspilisit.
3. Pemakaian konstruksi sintensis.
4. Pemakaian pola frase untuk peredikat: aspek+pelaku+kata kerja secara konsisten
5. Menghindari pemakaian unsur gramatikal dialek regional atau unsure gramatikal bahasa daerah
PENGGUNAAN KATA-KATA BAKU
Masuknya kata-kata yang digunakan adalah kata-kata umum yang sudah lazim digunakan atau yang perekuensi penggunaanya cukup tinggi. Kata-kata yang belum lazim atau masih bersifat kedaerahan sebaiknya tidak digunakan, kecuali dengan pertimbangan- pertimbangan khusus. Misalnya:
Bahasa Baku Bahasa Tidak Baku
- cantik sekali cantik banget
- lurus saja lempeng saja
- masih kacau - masih sembraut
- uang duit
PENGGUNAAN LAFAL BAKU DALAM RAGAM LISAN
Hingga saat ini lafal yang benar atau baku dalam bahasa Indonesia belum pernah ditetapkan. Tetapi ada pendapat umum bahwa lafal baku dalam bahasa Indonesia adalah lafal yang bebas dari ciri-ciri lafal dialek setempat atau lafl daerah.
Misalnya:
Bahasa Baku Bahasa Tidak Baku
- atap atep
- menggunakan menggaken
- pendidikan pendidi’an
- kalau kalo,kalo’
- habis abis
- dengan dengen
- subuh subueh
- senin senen
- mantap mantep
- pergi pigi
- hilang ilang
- dalam dalem
PENGGUNAAN EJAAN RESMI DALAM RAGAM TULISAN
Ejaan yang kini berlaku dalam bahasa Indonesia adalah ejaan yang disebut ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan (singkat EyD) EyD mengatur mulai dari penggunaan huruf, penulisan kata, penulisan partikel, penulisan angka penulisan unsur serapan, sampai pada penggunaan tanda baca. Misalnya:
Bahasa Baku Bahasa Tidak Baku
- bersama-sama - bersama2
- melipatgandakan - melipat gandakan
- pergi ke pasar - pergi kepasar
- ekspres - ekspres, espres
- sistem – sistim
PENGGUNAAN KALIMAT SECARA EFEKTIF
Maksudnya, kalimat-kalimat yang digunakan dapat dengan tepat menyampaikan pesan dengan pembicaraan atau tulisan kepada pendengar atau pembaca, persis seperti yang di maksud pembicara atau penulis.
Keefektifan kalimat ini dapat dicapai antara lain dengan:
1. Susunan kalimat menurut aturan tata bahasan yang benar.
2. Adanya kesatuan pikiran dan hubungan yang logis didalam kalimat.
3. Penggunaan kata secara tepat dan efesien.
4. Penggunaan pariasi kalimat atau pemberian tekanan pada unsur kalimat yang
ingin ditonjolkan.
CIRI-CIRI KALIMAT BAKU
Ada beberapa ciri yang dapat digunakan untuk mempertimbangkan kebakuan kalimat, antara lain:
1.Pelesapan imbuhan, misalnya “Kita harus hati-hati dalam menentukan sample penelitian ini” (seharusnya “berhati-hati”).
2.Pemborosan kata yang menyebabkan kerancuan atau bahkan kesalahan struktur kalimat, misalnya “Dalam rapat pimpinan kemarin memutuskan susunan pengurus baru” (kata dalam dapat dibuang).
3.Penggunaan kata yang tidak baku, termasuk penggunaan kosakata bahasa daerah yang belum dibakukan. Contoh, “Percobaan yang dilakukan cuma menemukan sedikit temuan” (Cuma diganti hanya).
4.Penggunaan kata hubung yang tidak tepat, termasuk konjungsi ganda, misalnya ”Meskipun beberapa ruang sedang diperbaiki,tetapi kegiatan sekolah berjalan terus.” (konjungsi tetapisebaiknya dihilangkan karena sudah ada konjungsi meskipun).
5.Kesalahan ejaan, termasuk penggunaan tanda baca.
6.Pelesapan salah satu unsur kalimat, misalnya ”Setelah dibahas secara mendalam, peserta rapat menerima usul tersebut” (subjek anak kalimat ‘usul tersebut’ tidak boleh dilesapkan).
sumber:
Chaer, Abdul. 1997. Tata Bahasa Praktis Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Depdikbud. 1988. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
http://agnesnorma.wordpress.com/2009/07/25/bahasa-baku/
http://blog.bahtera.org/2010/01/beberapa-ciri-bahasa-indonesia-baku/
KELAS:3KA11
NPM:10108096
TUGAS: BAHASA INDONESIA
Bahasa merupakan salah satu sarana/alat untuk berinteraksi manusia dengan manusia yang lainnya.Jadi bahasa tersebut tidak dapat dipisahkan dengan manusia.Dengan adanya bahasa kita bisa berhubungan dengan masyarakat lain yang pada akhirnya memunculkan komunikasi dalam masyarakat.Setiap bangsa/negara mempunyai ragam bahasa sendiri.Hal ini dipengaruhi oleh banyak hal seperti asal suku,adat istiadat dan daerah tempat tinggal.
Negara Indonesia yang sangat kita cintai ini mempunyai beribu-ribu pulau dengan keaneragaman suku,adat istiadat,dan budaya serta bahasa.Hampir setiap daerah mempunyai bahasa yang berbeda-beda.Misalnya Jawa Barat sebagian besar memakai bahasa Sunda,daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan Bahasa Jawa.Sebagian daerah Sumatra dengan bahasa Batak dan Melayu dan Papua dengan Bahasa Papua.
Dengan beraneka ragamnya bahasa ini tentu diperlukan bahasa penyatu dapat menghubungkannya.Maka dipilihlah Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu tersebut.Bahasa Indonesia mulai dipakai dan diikrarkan sebagai bahasa nasional pada Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928.Dengan semangat sumpah pemuda dan sesuai dengan dasar negara Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang artinya walaupun berbeda-beda tetap satu jua.Diharapkan dengan semboyan ini bangsa Indonesia dapat bersatu dan dan dapat menjadi yang besar dan maju.
Bahasa Indonesia memiliki sebuah aturan yang baku dalam penggunaannya,tetapi dalam prakteknya sering terjadi penyimpangan dari aturan yang baku tersebut. Seperti dalam pengucapan dan penulisan yang terkadang sangat jauh dari aturan yang baik dan benar.Kata-kata yang menyimpang dari aturan tadi disebut kata non baku.Faktor lingkungan merupakan salah satu penyebab terjadinya penyimpangan tersebut. Faktor ini mengakibatkan daerah yang satu berdialek berbeda dengan dialek didaerah yang lain,meskipun bahasa yang digunakannya adalah bahasa Indonesia.
Dalam mempergunakan bahasa Indonesia perlu diperhatikan dalam kesempatan pemakaiannya.Ragam bahasa baku kita pergunakan apabila pada situasi resmi,ilmiah.Tetapi ragam bahasa non baku digunakan pada situasi santai dengan keluarga, teman, tulisan pribadi, buku harian dan sebagainya. Ragam bahasa non baku sama dengan bahasa tutur, yaitu bahasa yang digunakan dalam pergaulan sehari-hari terutama dalam percakapan,
Sifat yang khas yang dimiliki oleh bahasa tutur adalah:
a).Menggunakan kata-kata yang biasa dan lazim dipakai sehari-hari. Contoh: pergi, biarin, bilang, bikin,
b). Kalimatnya mempunyai bentuk yang sederhana, singkat, kurang lengkap, tidak banyak menggunakan kata penghubung.
CIRI-CIRI BAHASA INDONESIA BAKU
Bahasa Indonesia ragam baku dapat dikenali dari beberapa sifatnya. Seperti halnya dengan bahasa-bahasa lain di dunia, bahasa Indonesia menggunakan bahasa orang yang berpendidikan sebagai tolok ukurnya. Ragam ini digunakan sebagai tolok ukur karena kaidah-kaidahnya paling lengkap diperikan. Pengembangan ragam bahasa baku memiliki tiga ciri atau arah, yaitu:
1. Bersifat kecendikiaan. Sifat ini diwujudkan dalam paragraf, kalimat, dan satuan-satuan bahasa lain yang mengungkapkan penalaran dan pemikiran yang teratur, logis dan masuk akal.
2.Memiliki kemantapan dinamis yang berupa kaidah dan aturan yang tetap. Di sini, baku atau standar berarti tidak dapat berubah setiap saat.
3. Keseragaman. Di sini istilah “baku” dimaknai sebagai memiliki kaidah yang seragam. Proses penyeragam bertujuan menyeragamkan kaidah, bukan menyeragamkan ragam bahasa, laras bahasa, atau variasi bahasa.
PENGGUNAAN KATA-KATA BAKU
Bahasa baku adalah salah satu ragam bahasa yang dijadikan pokok, yang diajukan dasar ukuran atau yang dijadikan standar. Ragam bahasa ini biasanya digunakan dalam:
1. Komunikasi resmi, yakni dalam surat menyurat resmi, surat menyurat dinas, pengumuman-pengumuman yang dikeluarkan oleh instansi resmi, perundang-undangan, penamaan dan peristilahan resmi, dan sebagainya.
2. Pembicaraan didepan umum, seperti dalam ceramah, kuliah, pidato dan sebagainya.
3. Wacana teknis seperti dalam laporan resmi, karang ilmiah, buku pelajaran, dan sebagainya.
4. Pembicaraan dengan orang yang dihormati dan sebagainya. Pemakaian (1) dan (2) didukung oleh bahasa baku tertulis, sedangkan pemakaian (3) dan (4) didukung oleh ragam bahasa lisan.
ALASAN PENGGUNAAN BAHASA BAKU
Bahasa yang baku tidak akan menimbulkan ketaksaan pada pemahaman pembacanya. Ragam bahasa baku akan menuntun pembacanya ke arah cara berpikir yang bernalar, jernih, dan masuk akal. Bahasa Inggris, dan bahasa-bahasa lain di Eropa, bisa menjadi bahasa dunia dan bahasa komunikasi dalam ilmu pengetahuan karena tingginya sifat kebakuan bahasa-bahasa tersebut.
Di samping itu, bahasa baku dapat menuntun baik pembaca maupun penulisnya ke arah penggunaan bahasa yang efisien dan efektif. Bahasa yg efisien ialah bahasa yg mengikuti kaidah yang dibakukan atau yang dianggap baku dengan mempertimbangkan kehematan kata dan ungkapan. Bahasa yang efektif ialah bahasa yang mencapai sasaran yang dimaksudkan
PENGGUNAAN KAIDAH TATA BAHASA
Kaidah tata bahasa normatif selalu digunakan secara ekspilisit dan konsisten.
1. Pemakaian awalan me- dan awalan ber- secara ekpilisit dan konsisten.
2. Pemakaian kata penghubung bahwa dan karena dalam kalimat majemuk secara ekspilisit.
3. Pemakaian konstruksi sintensis.
4. Pemakaian pola frase untuk peredikat: aspek+pelaku+kata kerja secara konsisten
5. Menghindari pemakaian unsur gramatikal dialek regional atau unsure gramatikal bahasa daerah
PENGGUNAAN KATA-KATA BAKU
Masuknya kata-kata yang digunakan adalah kata-kata umum yang sudah lazim digunakan atau yang perekuensi penggunaanya cukup tinggi. Kata-kata yang belum lazim atau masih bersifat kedaerahan sebaiknya tidak digunakan, kecuali dengan pertimbangan- pertimbangan khusus. Misalnya:
Bahasa Baku Bahasa Tidak Baku
- cantik sekali cantik banget
- lurus saja lempeng saja
- masih kacau - masih sembraut
- uang duit
PENGGUNAAN LAFAL BAKU DALAM RAGAM LISAN
Hingga saat ini lafal yang benar atau baku dalam bahasa Indonesia belum pernah ditetapkan. Tetapi ada pendapat umum bahwa lafal baku dalam bahasa Indonesia adalah lafal yang bebas dari ciri-ciri lafal dialek setempat atau lafl daerah.
Misalnya:
Bahasa Baku Bahasa Tidak Baku
- atap atep
- menggunakan menggaken
- pendidikan pendidi’an
- kalau kalo,kalo’
- habis abis
- dengan dengen
- subuh subueh
- senin senen
- mantap mantep
- pergi pigi
- hilang ilang
- dalam dalem
PENGGUNAAN EJAAN RESMI DALAM RAGAM TULISAN
Ejaan yang kini berlaku dalam bahasa Indonesia adalah ejaan yang disebut ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan (singkat EyD) EyD mengatur mulai dari penggunaan huruf, penulisan kata, penulisan partikel, penulisan angka penulisan unsur serapan, sampai pada penggunaan tanda baca. Misalnya:
Bahasa Baku Bahasa Tidak Baku
- bersama-sama - bersama2
- melipatgandakan - melipat gandakan
- pergi ke pasar - pergi kepasar
- ekspres - ekspres, espres
- sistem – sistim
PENGGUNAAN KALIMAT SECARA EFEKTIF
Maksudnya, kalimat-kalimat yang digunakan dapat dengan tepat menyampaikan pesan dengan pembicaraan atau tulisan kepada pendengar atau pembaca, persis seperti yang di maksud pembicara atau penulis.
Keefektifan kalimat ini dapat dicapai antara lain dengan:
1. Susunan kalimat menurut aturan tata bahasan yang benar.
2. Adanya kesatuan pikiran dan hubungan yang logis didalam kalimat.
3. Penggunaan kata secara tepat dan efesien.
4. Penggunaan pariasi kalimat atau pemberian tekanan pada unsur kalimat yang
ingin ditonjolkan.
CIRI-CIRI KALIMAT BAKU
Ada beberapa ciri yang dapat digunakan untuk mempertimbangkan kebakuan kalimat, antara lain:
1.Pelesapan imbuhan, misalnya “Kita harus hati-hati dalam menentukan sample penelitian ini” (seharusnya “berhati-hati”).
2.Pemborosan kata yang menyebabkan kerancuan atau bahkan kesalahan struktur kalimat, misalnya “Dalam rapat pimpinan kemarin memutuskan susunan pengurus baru” (kata dalam dapat dibuang).
3.Penggunaan kata yang tidak baku, termasuk penggunaan kosakata bahasa daerah yang belum dibakukan. Contoh, “Percobaan yang dilakukan cuma menemukan sedikit temuan” (Cuma diganti hanya).
4.Penggunaan kata hubung yang tidak tepat, termasuk konjungsi ganda, misalnya ”Meskipun beberapa ruang sedang diperbaiki,tetapi kegiatan sekolah berjalan terus.” (konjungsi tetapisebaiknya dihilangkan karena sudah ada konjungsi meskipun).
5.Kesalahan ejaan, termasuk penggunaan tanda baca.
6.Pelesapan salah satu unsur kalimat, misalnya ”Setelah dibahas secara mendalam, peserta rapat menerima usul tersebut” (subjek anak kalimat ‘usul tersebut’ tidak boleh dilesapkan).
sumber:
Chaer, Abdul. 1997. Tata Bahasa Praktis Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Depdikbud. 1988. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
http://agnesnorma.wordpress.com/2009/07/25/bahasa-baku/
http://blog.bahtera.org/2010/01/beberapa-ciri-bahasa-indonesia-baku/
Rabu, 27 Oktober 2010
Tips Mencegah Serangan Phising
Facebook adalah situs jejaring sosial yang fenomenal.Mungkin karena faktor inilah,Serangan phising atau jerat dunia maya ini menyerang pengguna Facebook. Satu-satunya cara mengatasi serangan yang memanfaatkan celah kelemahan sosial pengguna adalah dengan melakukan sikap hati-hati.
Biasanya penyebar phising berusaha mengambil alih akun Facebook dengan mengirimkan link halaman website palsu yang tampilannya benar-benar mirip Facebook. Begitu pengguna Facebook terjebak dan dengan sukarela memasukkan nama logon dan password, otomatis informasi tersebut akan masuk ke data si penjahat dan akan dimanfaatkan untuk kepentingannya sendiri seperti menyebar spam alias iklan sampah ke akun-akun lain yang saling berkaitan.
Berikut 10 tips untuk mencegah dari serangan phising:
1. Untuk situs jejaring sosial seperti Facebook, buat bookmark untuk halaman login atau mengetik URL www.facebook.com secara langsung di browser address bar.
2. Jangan mengklik link pada pesan email yang mencurigakan.
3. Hanya mengetik data rahasia pada website yang aman.
4. Cek akun bank Anda secara regular dan melaporkan apapun yang mencurigakan kepada bank Anda.
5. Kenali tanda giveaway yang ada dalam email phising:
- Jika hal itu tidak ditujukan secara personal kepada anda.
- Jika anda bukan satu-satunya penerima email.
- Jika terdapat kesalahan ejaan, tata bahasa atau sintaks yang buruk atau kekakuan lainnya dalam penggunaan bahasa. Biasanya ini dilakukan penyebar phising untuk mencegah filtering.
6. Install software untuk kemanan internet dan tetap mengupdate antivirus Anda.
7. Install patch keamanan pada komputer atau notebook anda.
8. Waspada terhadap email dan pesan instan yang tidak diminta.
9. Berhati-hati ketika login yang meminta hak Administrator.Teliti alamat URL-nya yang ada di address bar.
10. Back up data-data penting anda.
Biasanya penyebar phising berusaha mengambil alih akun Facebook dengan mengirimkan link halaman website palsu yang tampilannya benar-benar mirip Facebook. Begitu pengguna Facebook terjebak dan dengan sukarela memasukkan nama logon dan password, otomatis informasi tersebut akan masuk ke data si penjahat dan akan dimanfaatkan untuk kepentingannya sendiri seperti menyebar spam alias iklan sampah ke akun-akun lain yang saling berkaitan.
Berikut 10 tips untuk mencegah dari serangan phising:
1. Untuk situs jejaring sosial seperti Facebook, buat bookmark untuk halaman login atau mengetik URL www.facebook.com secara langsung di browser address bar.
2. Jangan mengklik link pada pesan email yang mencurigakan.
3. Hanya mengetik data rahasia pada website yang aman.
4. Cek akun bank Anda secara regular dan melaporkan apapun yang mencurigakan kepada bank Anda.
5. Kenali tanda giveaway yang ada dalam email phising:
- Jika hal itu tidak ditujukan secara personal kepada anda.
- Jika anda bukan satu-satunya penerima email.
- Jika terdapat kesalahan ejaan, tata bahasa atau sintaks yang buruk atau kekakuan lainnya dalam penggunaan bahasa. Biasanya ini dilakukan penyebar phising untuk mencegah filtering.
6. Install software untuk kemanan internet dan tetap mengupdate antivirus Anda.
7. Install patch keamanan pada komputer atau notebook anda.
8. Waspada terhadap email dan pesan instan yang tidak diminta.
9. Berhati-hati ketika login yang meminta hak Administrator.Teliti alamat URL-nya yang ada di address bar.
10. Back up data-data penting anda.
TIPS DAN TRIK SEDERHANA MENGHILANGKAN JERAWAT DENGAN LIDAH BUAYA
Bagi para remaja yang sedang mengalami masa pubersitas, jerawat bukanlah hal yang asing. Tidak hanya jerawat, komedo maupun bintik-bintik yang mengganggu pemandangan muka pun tidak terlewatkan mampir di wajah/muka remaja baik cowok maupun cewek.Perbedaan antara cowok dan cewek adalah biasanya cewek mampu dengan ketelatenan mengurus dan mengobati atau berusaha menghilangkan jerawat di muka, sedangkan cowok lebih suka membiarkannya dan tidak ambil pusing.
Tanaman Lidah buaya adalah tanaman hias murah dan yang disukai banyak orang sehingga untuk mendapatkannya bukanlah hal yang sulit.Kita langsung saja. Apa yang harus dilakukan untuk menghilangkan jerawat atau komedo? Berikut tips dan trik sederhana
Ambil satu daun Lidah Buaya dan Potonglah menjadi beberapa bagian. Kemudian iris kulit luarnya sebagian sampai tampak daging dan lendirnya yang putih. Nah oleskan saja dibagian yang muncul jerawat. Jika anda cukup rajin melakukannya tiap pagi dan sore atau sebelum tidur, semoga jerawat anda bisa mengering dan hilang dalam 3 hari. Setidaknya inilah yang terjadi pada saya.
Ringkasan:
Ambil satu daun Lidah buaya
Potong beberapa bagian
Kelupas Kulit luarnya
Oleskan dibagian yang muncul jerawat
Ulangi tiap pagi dan Sore
Tips ini saya beri catatan sedikit yang berkaitan dengan parah tidaknya jerawat yang mampir di pipi anda. Jikalau anda mememiliki jerawat yang cukup banyak dan memiliki kulit yang sensitif dengan jerawat, saya merasa bahwa cara yang akan saya berikan ini tidaklah manjur bagi anda. Hal ini mengingat pengalaman saya yang hanya memiliki jerawat yang sedikit.
Semoga Bermanfaat
Tanaman Lidah buaya adalah tanaman hias murah dan yang disukai banyak orang sehingga untuk mendapatkannya bukanlah hal yang sulit.Kita langsung saja. Apa yang harus dilakukan untuk menghilangkan jerawat atau komedo? Berikut tips dan trik sederhana
Ambil satu daun Lidah Buaya dan Potonglah menjadi beberapa bagian. Kemudian iris kulit luarnya sebagian sampai tampak daging dan lendirnya yang putih. Nah oleskan saja dibagian yang muncul jerawat. Jika anda cukup rajin melakukannya tiap pagi dan sore atau sebelum tidur, semoga jerawat anda bisa mengering dan hilang dalam 3 hari. Setidaknya inilah yang terjadi pada saya.
Ringkasan:
Ambil satu daun Lidah buaya
Potong beberapa bagian
Kelupas Kulit luarnya
Oleskan dibagian yang muncul jerawat
Ulangi tiap pagi dan Sore
Tips ini saya beri catatan sedikit yang berkaitan dengan parah tidaknya jerawat yang mampir di pipi anda. Jikalau anda mememiliki jerawat yang cukup banyak dan memiliki kulit yang sensitif dengan jerawat, saya merasa bahwa cara yang akan saya berikan ini tidaklah manjur bagi anda. Hal ini mengingat pengalaman saya yang hanya memiliki jerawat yang sedikit.
Semoga Bermanfaat
Langganan:
Postingan (Atom)